Advertisement

Rabu, 11 Januari 2017

RSUD Latemmamala Soppeng Masih Butuh Dokter Umum


SOPPENG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Soppeng, masih memperpanjang Lowongan Kerja (Loker) khusus tenaga dokter umun.

Kadis kesehatan Soppeng Sri Muliati Samad mengatakan, tenaga dokter yang dibutuhkan sebanyak 10 orang.

Dinas kesehatan Soppeng, juga telah menyiapkan gaji pokok sesuai Peraturan Bupati (Perbup) sebesar Rp. 2.250 / orang.

Selain gaji pokok, juga ada gaji tunjangan dari jasa medik. Sehingga total gaji yang bisa diapatkan setiap bulannya sebesar Rp. 4 juta.

"Kami butuhkan 19 dokter semuanya. Dokter tambahan yang dibutuhkan masih ada sekitar 10 orang," tambah Sri.

Sumber : Tribuntimur


Sekda Soppeng, akan memasuki masa pensiun


SOPPENG - Sekretaris Daerah (Sekda) Soppeng Sugirman Djaropi, akan memasuki masa pensiun pada tanggal 15 Juli 2015.

Sekda Soppeng Sugirman Djaropi mengatakan, bulan Februari mendatang, sudah harus ada penyampaian kepada
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, terkait pembentukan panitia seleksi Sekda Soppeng.

Apalagi selain Soppeng, ada beberapa Sekda di Sulsel, yang juga akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat ini.

"Bahkan tahapan seleksi Sekda di Soppeng, sudah bisa dilakukan bulan ini," tambah Sugirman Djaropi, Rabu (11/1/2017).

Apabila diadakan seleksi Sekda saat ini, maka hampir dipastikan, tidak ada kekosongan Sekda di Soppeng, setelah masa jabatannya berakhir.

Sumber : DISINI

Tim Survey Simulasi Akreditasi RSU Latemmamala Disambut Bupati Soppeng



Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak bersama Sekda Sugirman Djarofi‎ dan Dirut RSU Latemmamala sambut  Tim Survey simulasi akreditasi kars 2012 dilantai 2 gedung pertemuan RSU Latemmamala Kabupaten Soppeng
11/1/2017

acara penyambutan tim survey simulasi akreditasi kars , Dr. Wem Damapolli, Dr. Andi Ardjuna Sakti SH.MPH, A. Dewi batari S.Kep, Ns, M.Kes
 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya secara bersama dilanjutkan dengan yel RSU Latemmamala

Kehadiran Tim Survay Simulasi akreditasi Kars 2012 ini menjadi pendorong pemerintah Kabuaten Soppenguntuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat di Rumah sakit.

"Kita hadir di tempat ini dalam rangka menyambut tim survey simulasi akreditasi kars 2012 kami ucapkan slamat datag semoga khadiran bapak ibu mnjadi spirit bagi kami," Kata Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak.

Dia membeberkan bahwa telah banyak yang diupayakan pemerintah daerah Kabupaten Soppeng untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, ‎termasuk dalamhal pelayanan.

"ada bnyak program-program yang kami lakukan untuk mmnuhi kebutuhan RSU Latemmamala, khususnya dibidang pelayanan kepada para tim rsud latemmamala, agar melayani para pasien dengan baik jangann mmbeda-bedakan mereka dan melihat dari segi latar belakang karena kita semua ini adalah sama," Ungkapnya.

Bupati kembalitekankan agar unsur RSU Latemmamala Soppeng solid dalam membawa RSU menjadi lebih baik, karena dia fahami bahwa jika tim RSU tidak solid maka tidak akan bisa memaksimalkan pelayanan.

"Tentu untuk mnjadi tim yang baik yang bisa mmpngaruhi kinerja kita, tentu dibutuhkan tim yang solid‎ apalagi pemerintah yang melayani adalah tujuan kita bersama, mari kita bersama-sama menjalani dengan segala kekurangan yang kita miliki, kita harus mmpu menjadi  terbaik, karena saya yakin kita punya kemampuan itu‎, semoga tugas mulia ini mnjadi spirit dan ibadah bagi kita," Tegas Bupati.

Sumber : disini

Selasa, 10 Januari 2017

Garda Tipikor Unhas Ajak Kades di Soppeng Berantas Korupsi


SOPPENG - Pemerintah Daerah (Pemda) Soppeng, bekerjasama dengan Garda Tipikor Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar sosialisasi di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Senin (9/1/2017).
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para kepala desa dan sejumlah instansi terkait di Soppeng.
Tema sosialisasi yaitu Membangun semangat Akuntabilitas dan Integritas kepala Desa sebagai Aktor Lokal dalam pembangunan pedesaan.
Ketua Umum Gardi tipikor Unhas Mustaqim Algazali mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat akuntabilitas dan integritas kepala desa sebagai aktor lokal dalam pembangunan.
"Dengan undang- undang desa, memungkinkan kepala desa untuk membangun desa sesuai dengan nawacita Jokowi" ujar Mustaqim.
Sementara asisten I Pemda Soppeng  Sarianto mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat mempertegas urgensi kepala desa sebagai aktor lokal/garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi.
"Mengingat besarnya jumlah dana desa, maka diperlukan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa secara transparan , akuntabel, dan partisipatif," ujar Sarianto.

Sumber : Disini

Supriansa Lobi Kemenkumham, Minta Rutan Baru



SOPPENG - Wakil Bupati Soppeng Supriansa, melobi langsung Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), untuk melakukan pembangunan Rumah Tahanan (Rutan) baru di Soppeng.
Rombongan Wabup Soppeng Supriansa, diterima oleh Irjen Kemenkumham Aidir, Senin (9/1/2017).
Wakil Bupati Soppeng Supriansa mengatakan, pihaknya sengaja mendatangi Kemenkumham, untuk meminta pembangunan Rutan yang baru.
Rencananya Rutan yang baru akan dibangun di Lemba, Kecamatan Lalabata, Soppeng.
Apalagi rutan yang berada di Jl. Pemuda Soppeng, telah over kapasitas, dalam jumlah penghuni.
Penghuni rutan terbanyak di Soppeng, ialah kasus narkoba.

Sumber : tribun-timur

Senin, 09 Januari 2017

Pemdes Soppeng Sosialisasi UU Desa


SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Dinas Pemerintah Desa melaksanakan sosialisasi undan undang Desa yang dihadiri kepala Desa se-Kabupaten Soppeng, di ruang Pola, Senin (9/1).

Kegiatan ini yang bertujuan membangun semangat akuntabilitas dan integritas kepala Desa tersebut sebagai aktor lokal.

“Dengan undang- undang desa memungkinkan kepala Desa, untuk membangun Desa sesuai dengan nawacita jokowi,” kata Mustaqim Algazali Ketua umum garda Tipikor Hukum Unhas

Sementara itu, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak yang di wakili Asisten I Sarianto, saat membacakan sambutan Bupati soppeng mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat mempertegas urgensi kades sebagai aktor lokal/garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi pada skala mikro.

“Sebagai aktor terdepan, hal ini penting sebagai upaya pemberantasan korupsi, pada gilirannya dapat mewujudkan penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan berwibawa di Bumi La Temmamala yang kita cintai, ” katanya

“Mengingat besarnya jumlah dana desa oleh pemerintah Desa, maka diperlukan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa secara transparan , akuntabel, dan partisipatif,” tambah Sarianto.

Dalan sosialisasi tersebut, juga dihadir komisi informasi
Propinsi H Aswar Hasan, Asisten dan kepala SKPD dan seluruh kades sekab Soppeng.

Sumber : disini

Rabu, 21 Desember 2016

Putra Soppeng Berhasil Finish Lari 145 Kilometer


MAKASSAR - Seorang pemuda asal Sulsel berhasil menyelesaikan lomba lari sejauh 145 kilometer. Start dari Kota Cirebon dan menyelesaikan rutenya di kota Purwokerto. Event lari digagas dalam rangka menggalang dana untuk sebuah sekolah yang ada di Purwokerto. Sekolah yang dikelola Yayasan Intan Permata yang murid-muridnya merupakan anak kurang mampu dan berkebutuhan khusus.
Edy S Budiman, nama pemuda kelahiran Soppeng, akrab disapa Edho tersebut, berhasil menyelesaikan 145 Km dalam waktu 34 jam lebih, masih dalam batas Cut Off Time yang ditentukan panitia Nusantarun Chapter 4.
Sebanyak 193 pelari yang ikut start dan sebagian peserta menganbil kategori relay atau setengah jarak 145 km. Kira-kira 72 kilometer. Dan Edho panggilannya menjadi satu-satunya pelari asal Makassar yang lolos kualifikasi untuk mengambil kategori full 145 km. Sebanyak 40 pelari terpaksa DNF (Did Not Finish) selama kegiatan disebabkan cidera, dehidrasi, bahkan ada yang digigit anjing.
"Ini adalah kali kedua saya ikut event Nusantarun, tahun lalu saya ikut lari rute Bandung ke Cirebon sejauh 134 Km relay, tapi tahun ini rutenya luar biasa menguji mental, karena panasnya rute pantura bisa mencapai 41 derajat, tantangan lainnya adalah harus berbagi jalan dengan truk-truk yang cukup ramai,” kata pemuda kelahiran Soppeng ini, Rabu (21/12/2016).
Adapun kesulitan lain adalah harus menahan sakit karena blister seluruh jari kaki dan engkel kaki kanan. "Saya banyak dapat support dari kawan-kawan Run For Indonesia jadi semangat itu memotivasi saya untuk menyelesaikan rute ini" ujar pemuda yang sehari-harinya sebagai Tenaga Ahli di DPR RI ini.
”Semoga saya selalu diberi keseharan dan kesempatan untuk terus berpartisipasi dalam event yang menyatukan hobby dan aksi sosial ini, yang pada tahun ini berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp 1,8 milliar," tambahnya.
Edho yang aktif sebagai anggota komunitas Run For Indonesia menambahkan,” saya percaya kita semua juga ingin berbuat sesuatu untuk membantu anak Indonesia. Untuk berpartisipasi donasi bisa melalui link http://kitabisa.com/bangunsekolah

Sumber : Disini

Kamis, 19 November 2015

Di Soppeng, Realisasi Pelaksanaan Kegiatan Proyek 2015 baru 31 Persen





Soppengnews. Realisasi pelaksanaan kegiatan proyek pembangunan fisik 2015 di Kabupaten Soppeng tergolong masih sangat rendah. Hingga triwulan III secara kumulatif dari berbagai sumber dana, realiasasinya baru sekitar 31,97 persen. Padahal seharusnya sudah mencapai diatas 50 persen. Realisasi keuangan juga tidak jauh beda 34,12 persen.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Soppeng, Andi Tenri Sessu mengatakan rendahnya realisasi ini karena kegiatan fisik terlambat dilaksanakan. Instansi penanggung jawab kegiatan provinsi, kabupaten dan satuan kerja (Satker) vertikal pengelolan APBN terkesan kurang peduli melaporkan realisasi kegiatannya.

“Capaian kinerja kegiatan fisik masih sangat rendah baru 31,97 persen. Dan realiasasi keuangan 34,12 persen. Padahal seharus pada triwulan III capaian sudah bisa mencapai 50 persen,”ungkap Andi Tenri Sessu, saat rapat monitoring dan evaluasi triwulan III, Kamis 19 November.

Penjabat Bupati Soppeng, Tautoto T Ranggina berharap waktu yang tersisa bisa dimaksimalkan. Dan menyampaikan kendala yang ada untuk dicarikan solusi terbaik.

Sumber : fajaronline